idealisme-nya DILARANG MENCONTEK!!!
ini yang membuat anak-anak jadi stress kalau diawas sama guru TIK hahaha....
sedih sih bukan karena tidak diharapkan kehadirannya tetapi sedih karena :
- Minimnya standar kualitas kebenaran hidup...
- Tidak ada batas mengenai kebenaran dan kesalahan
- Menjunjung tinggi kecurangan demi mencapai keberhasilan....
- Tipisnya suara hati mengengai hal yang benar dan yang tidak
sebuah rumah bila pondasinya hanya diatas pasir bukan di atas batu karang pasti akan hancur bila angin menerpa,,begitu juga dengan keberhasilan semu dari hasil kecurangan TIDAK AKAN BERTAHAN LAMA...
Dampaknya akan panjanggggg sekali...... coba cek :
- menyontek di waktu ujian di waktu sekolah ( keberhasilan semu berjaya )
- yang penting nilainya tuntas ( keberhasilan semu berjaya )
- yang penting naik kelas ( keberhasilan semu berjaya )
- yang penting lulus SMA ( keberhasilan semu berjaya )
- yang penting masuk ke universitas ( disini keberhasilan semu mulai diuji )
- menjalani kuliah dengan kecurangan ( keberhasilan semu diuji hebatt)
- lulus sarjana ( masihkah ada keberhasilan semu ??? )
- kerja...... ( keberhasilan semu ???? )
Jadi berhati-hatilah terhadap kecurangan dalam bentuk apapun.... selagi bisa dihindari,,hindari sajah....
hasil yang didapat dari kerja keras sendiri tentu lebih manis rasanya daripada hasil dari kecurangan,,pastinya kita juga hidup bukan hanya di dunia ini saja karena ada kehidupan selanjutnya yang akan menuntut pertanggungan jawab atas perbuatan kita di dunia...
mulailah berpikir jauh untuk dampak dari kecurangan yang banyak orang katakan kecurangan kecil yang menjadi tradisi yaitu MENCONTEK.....
be clean,,do by ur self....


Setuju banget...Semoga kita bisa tetap pada idealisme kita. Amin
BalasHapus