Penerbangan AirAsia Delay
Rupanya penerbangan delay bukan menjadi problem di Indonesia saja, tetapi di negara asal maskapai penerbangan AirAsia juga mengalami penerbangan delay dan batal.
Tanggal 29 Februari 2016 kejanggalan dimulai di pagi hari saat mendapat e-mail dari custumer service AirAsia bahwa penerbangan AirAsia Kuala Lumpur - Penang mengalami keterlambatan penerbangan, awal penerbangan pukul 15.00 waktu KL berubah menjadi pukul 17.00 waktu KL.
Kejanggalan demi kejanggalan terjadi saat sudah berada di KLIA2 untuk melakukan check in, self check in di mesin-mesin self check in mengalami banyak gangguan dikarenakan sistem yang super lamaaa. Setelah itu saat melakukan Drop Bag petugas tidak bisa memastikan bahwa pesawat sudah tersedia untuk penerbangan menuju Penang, Petugas hanya memberi penjelasan saat berada di dalam gate tunggu akan ketahuan pesawat ada atau tidak.
Benar saja setelah masuk gate terpampang bahwa pesawat kembali mengalami kemunduran terbang menjadi pukul 19.30 waktu KL. Alhasil menunggu kembali sampai matahari terbenam dan gelap di KLIA2 karena memang ukuran malam matahari terbenam di KL sekitar pukul 19.30.
Pukul 19.30 tidak ada tanda-tanda keberangkatan dan pesawat tidak muncul-muncul, penumpang sudah mulai resah. terjadi penumpukan penumpang sekitar 180 orang dari berbagai negara dan etnis. Bisa disimpulkan bahwa penerbangan ke Penang hari itu tgl 29 Februari 2016 dari siang digabung menjadi satu alias tidak ada terbang di jam-jam yang mereka buka. Padahal hampir setiap 2 jam penerbangan KL-Penang dijual.
Saya mendapat tiket murah 25 MYR untuk KL-Penang, karena sedang ada promo diskon 20%. Tapi tidak tahunya mengalami keterlambatan yang cukup lama. Pukul 20.00 petugas AirAsia mulai ada di gate, mereka dengan sabar melayani complain dan mereka belum bisa memastikan sebab keterlambatan pesawat. Mereka hanya menjanjikan terbang pukul 10.00.
Sebagai kompensasi mereka memberikan air minum dan makan malam, bayangkan saya harus menunggu sampai 7 jam hanya diberikan burger untuk makan malam dan tidak ada yang marah2 sampai demo. Kalau ini terjadi di Indonesia pasti sudah dituntut dan terjadi demo masal para penumpang 7 jam menunggu ditelantarkan.
Singkat cerita kami terbang pukul 11 malam hanya 30 menit sudah landing di Penang tapi menunggunya dari jam 3 sore OMG.
